Pokoknya kalo lagi Lebaran/Idul Fitri, memang saatnya makanan tradisional melimpah ruah.
Hehehe… ini salah satu buktinya.
Namanya Cangkeling Manis (untuk daerah lain mengenalnya sebagai Kolang Kaling).
Rasanya manis dan tekstur Cangkelingnya lembut (tidak keras atau terlalu kenyal sebagaimana layaknya Cangkeling biasa di campuran kolak atau hidangan lain).

Cangkeling ini biasanya diberi pewarna Hijau atau Merah.
Sesuai dengan selera pembuatnya hehehe… Nah, pewarna yang direkomendasikan adalah dengan Fant* (minuman softdrink yang ada dipasaran)¬†atau Sirop. Kenapa diwarnain? Ya supaya menarik aja hehehe… soalnya kan tekstur asli Cangkeling ini cenderung bening atau sedikit keruh. Mirip sama agar-agar polos. Campuran gula yang terkandung dalam pewarna ini akan membantu kita mengurangi campuran gula pasirnya.

Cangkeling ini diolah dengan cara direbus dengan rendaman air gula (plus pewarna tadi). Setelah tiris, diulang kembali hingga beberapa kali. Patokannya ya supaya kita bisa atur kekenyalan / kelembutan yang kita inginkan. Demikian pula rasa manisnya bisa kita sesuaikan dengan keinginan.

Hidangan ini aku peroleh saat silahturahmi dengan tante yang tinggal di area Riung Bandung – Bandung.
Hehehe.. ternyata para tetangga disana juga suka bikin ginian saat Hari Raya. Lhaaa.. mantap toh, bisa tuker-tukeran variasi pembuatannya hahaahaha…

Rejeki kita nih kalo hobi silahturahmi, dapet menu macem-macem.
Hyuuuk mari kita silahturahmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*