mengalir

Pahala yang Mengalir

Hikmah Republika, Jumat, 22 Juni 2007

Ketika mendengar kabar Uwak yang berpulang ke Rahmatullah, aku jadi teringat
bagaimana Uwak selama aku kenal adalah pribadi yang demikian lembut. Tiada
pernah aku mendengar nada berbicara yang "tinggi" atau menimbulkan kesan kurang
berkenan.

Karena beliau adalah seorang Guru (Dosen), tentunya beliau banyak belajar dan berbagi
ilmu kepada orang lain. Dan aku teringat sebuah Hadist yang memberikan informasi
terkait dengan amal kebajikan yang akan terus mengalir meskipun anak Adam tersebut
telah meninggal. 

Berikut dibawah ini adalah artikelnya, semoga berguna bagi kita semua.
 
''Jika anak Adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara, 
sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang berdoa 
kepadanya.'' (HR Muslim).
 
Hadis di atas menjelaskan amal perbuatan seorang Muslim akan terputus ketika ia 
meninggal dunia, sehingga ia tidak bisa lagi mendapatkan pahala. Namun, ada 
tiga hal yang pahalanya terus mengalir walau pelakunya sudah meninggal dunia, 
yaitu sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan doa anak shaleh.



mengalir 2

Dalam riwayat Ibn Majah, Rasulullah SAW menambahkan tiga amal di atas, 
Rasulullah SAW bersabda, ''Sesungguhnya amal dan kebaikan yang terus mengiringi 
seseorang ketika meninggal dunia adalah ilmu yang bermanfaat, anak yang dididik 
agar menjadi orang shaleh, mewakafkan Alquran, membangun masjid, membangun 
tempat penginapan bagi para musafir, membuat irigasi, dan bersedekah.'' (HR Ibn 
Majah).
 
Menurut Imam al-Suyuti (911 H), bila semua hadis mengenai amal yang pahalanya 
terus mengalir walau pelakunya sudah meninggal dunia dikumpulkan, semuanya 
berjumlah 10 amal.
 
Mulai dari ilmu yang bermanfaat, doa anak shaleh, sedekah jariyah (wakaf), 
menanam pohon kurma atau pohon-pohon yang buahnya bisa dimanfaatkan, mewakafkan 
buku, kitab atau Alquran, berjuang dan membela Tanah Air, membuat sumur, 
membuat irigasi, membangun tempat penginapan bagi para musafir, membangun 
tempat ibadah dan belajar.
 
Kesepuluh hal di atas menjadi amal yang pahalanya terus mengalir, karena orang 
yang masih hidup akan terus mengambil manfaat dari ke-10 hal tersebut. Manfaat 
yang dirasakan orang yang masih hidup inilah yang menyebabkannya terus 
mendapatkan pahala walau ia sudah meninggal dunia.
 
Dari pemaparan di atas, sudah seharusnya kita berusaha mengamalkan 10 hal 
tersebut atau paling tidak mengamalkan salah satunya, agar kita mendapatkan 
tambahan pahala di akhirat kelak, sehingga timbangan amal kebaikan kita lebih 
berat dari pada timbangan amal buruk. 
 
Allah SWT berfirman, ''Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka 
barang siapa berat timbangan kebaikannya, mereka itulah orang-orang yang 
beruntung.'' (QS al-A'raf [7]: 8).
Sumber kutipan :

http://www.mail-archive.com/jamaah@arroyyan.com/msg05041.html

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*